Jakarta, 6 Juli 2026 – Forum Rektor Indonesia (FRI) secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus periode 2025–2026 pada Senin (6/7). Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dilanjutkan dengan Dialog Nasional bertema “Relevansi Pendidikan Tinggi sebagai Pusat Unggulan Inovasi: Memperkuat Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah” di Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Pengukuhan pengurus FRI dilakukan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, serta disaksikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Fauzan, beserta jajaran pejabat tinggi Kemdiktisaintek. Dalam kepengurusan FRI periode 2025–2026, Ketua STMM Dr. R. Muhammad Agung Harimurti Purnomojati dipercaya menjadi anggota Kelompok Kerja (Pokja) Industri Kreatif, Pariwisata, dan Ekonomi Digital.

Untuk masa bakti 2025-2026, Ketua FRI di jabat oleh Prof. Garuda Wiko, Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak inovasi, pengembangan ilmu pengetahuan, serta peningkatan daya saing bangsa di tengah dinamika global. FRI resmi didirikan pada 7 November 1998 di Sasana Budaya Ganesha, ITB, Bandung. Terbentuk di masa awal reformasi, organisasi ini lahir dari pertemuan rektor seluruh Indonesia yang menghasilkan beberapa kesepakatan untuk mengawal reformasi.
Pengukuhan pengurus baru FRI menandai dimulainya kepengurusan yang diharapkan mampu mempererat kolaborasi antar rektor dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Melalui kepemimpinan yang baru, FRI berkomitmen untuk terus menjadi wadah strategis dalam merumuskan berbagai kebijakan, memberikan rekomendasi kepada pemerintah, serta mendorong transformasi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.

Penulis: Tim Humas STMM – Sestama